Diabetes melitus, sebuah penyakit yang hampir diderita masyarakat di setiap Negara sebenarnya merupakan gangguan metabolisme. Di mana zat gula tidak dapat diproses menjadi energi. Akibatnya si penderita akan merasa lemas dan bahkan kehilangan semangat hidup. Setiap hari diharuskan mengkonsumsi obat-obatan atau mungkin mendapat suntik insulin demi mempertahankan hidup.

Di sisi lain bahaya komplikasi mengincar. Yaitu penyakit lain yang ditimbulkan oleh diabetes. Parahnya, sebagian besar dari mereka tidak sadar akan hal tersebut. Dalam masa pengobatan diabetes, seorang penderita perlu memahami risiko komplikasi yang bisa saja muncul secara tiba-tiba dan tak terduga. Simak ulasannya berikut ini.

Mengapa diabetes melitus menyebabkan komplikasi?

Gejala utama dari penyakit gula ini adalah ketidakmampuan tubuh mengubah gula yang menyebabkan ia beredar bersama darah. Akibatnya kadar gula di dalam darah meningkat tajam. Di saat kadar gula tak terkontrol dengan baik, muncullah berbagai penyakit menyerang.

Pada awalnya, gejala diabetes melitus tidak begitu diperhatikan, bahkan terkesan diabaikan. Semakin tingginya gula darah, peluang rusaknya organ tubuh pun semakin tinggi.

Jantung, mata, syaraf dan ginjal adalah sasaran empuk dari diabetes. Apabila penderita tidak menjalani pengobatan diabetes melitus secara menyeluruh, komplikasi akan menyerang dengan cepat. Berbagai penyakit datang silih berganti. Nantinya komplikasi tersebut yang akan memperparah kondisi si penderita.

Penyakit apa saja yang mungkin menyerang penderita diabetes?

Menjalani pengobatan diabetes dengan total memang bukan tanpa sebab. Bayang-bayang komplikasi selalu hadir di setiap penderita diabetes. Terutama saat mereka tidak mampu mengontrol gula darah dengan baik.

Ada 5 komplikasi paling berbahaya yang bisa menyerang penderita diabetes kapanpun.

  1. Hipertensi

Penderita diabetes memiliki risiko terkena tekanan darah tinggi (hipertensi) sebesar 2 kali lipat dibandingkan orang normal. Sebab gula darah yang begitu tinggi dapat menyumbat pembuluh darah dan kondisi inilah yang memicu tekanan darah melambung tinggi.

Salah satu cara untuk mencegahnya memang menjaga gula darah agar tetap stabil dengan menjalani terapi pengobatan diabetes melitus secara teratur. Pengendalian berat badan pun perlu dilakukan untuk mengurangi risiko terkena hipertensi.

  1. Penyakit Jantung

Tingginya gula darah juga memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung. Sebagai organ penting, jantung membutuhkan asupan oksigen serta nutrisi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dengan adanya penyumbatan tersebut, jantung mengalami kekurangan asupan. Sehingga kinerjanya pun tidak maksimal. Kemudian muncullah penyakit jantung yang menyerang sebagian besar penderita diabetes.

Apabila tidak ditangani dengan baik, akibatnya sangatlah fatal.

  1. Retinopati Diabetik

Organ penglihatan pun tak lepas dari incaran komplikasi diabetes melitus. Retinopati diabetic adalah kerusakan yang terjadi pada mata dan dipicu karena tingginya gula darah. Gejala awalnya memang ringan, sama seperti gangguan penglihatan biasa. Namun jika tidak segera diberi tindakan, gejala tersebut berkembang ke gangguan penglihatan yang cukup akut.

Retina yang rusak cukup parah dapat menghilangkan fungsi penglihatan seseorang. Itu artinya penderita bisa saja mengalami kebutaan permanen.

  1. Gagal Ginjal

Gula berlebih yang mengalir bersama darah akan memperberat kerja ginjal sebagai penyaring akhir. Dalam waktu lama, ginjal tidak akan mampu lagi menyaring gula berlebih yang akhirnya ikut terbuang melalui urine. Semakin beratnya tugas organ tersebut membuatnya mengalami kerusakan yang berakibat fatal.

Biasanya penderita akan diminta untuk melakukan cuci darah yang sebenarnya hanyalah pengobatan sementara.

  1. Ulkus Diabetes Melitus

Disebut pula dengan gangrene, adalah luka biasa yang awalnya tidak disadari oleh banyak penderita diabetes. Luka yang semula biasa saja, dikarenakan kadar gula yang cukup tinggi membuatnya semakin memburuk. Pengobatan diabetes melitus yang tidak tepat sasaran bisa memunculkan komplikasi seperti ini.

Produk pengobatan diabetes berbahan herbal dengan hak paten khasiat

Ada satu cara tepat untuk mengurangi risiko terkena nya komplikasi pada penderita diabetes. Obat herbal Tahitian Noni menjawab masalah komplikasi yang menyerang penderita. Kandungan jus buah Noni asli di dalamnya mampu sembuh kan diabetes hingga ke akarnya.

Produk ini telah lulus uji dan mendapat 52 hak paten untuk khasiat, cara kerja serta peranan yang teruji klinis di bawah kendali para ahli di bidangnya.

Klik Di Sini untuk kalahkan diabetes sekarang juga!