Komplikasi ternyata hanyalah sebagian kecil masalah yang dapat dialami oleh penderita diabetes melitus yang belum mampu mengontrol penyakit yang dideritanya.

Selain komplikasi, masih ada cukup banyak masalah kesehatan yang beresiko dialami oleh penderita diabetes melitus.

Setelah membahas secara lengkap mengenai berbagai macam jenis komplikasi akibat diabetes melitus pada artikel pertama dan kedua, pada artikel ketiga ini kita akan membahas tentang apa saja masalah-masalah kesehatan yang juga berpotensi dialami oleh penderita diabetes melitus.

Selain Komplikasi, Ternyata Penderita DM Juga Rawan Mengalami Berbagai Macam Masalah Kesehatan Serius

Memang benar bahwa penyakit diabetes melitus sebaiknya tidak diremehkan begitu saja. Karena jika diremehkan, penderita DM juga berpotensi mengalami berbagai macam masalah kesehatan seperti:

A. Rawan Mengalami Stroke

Stroke adalah ancaman pertama yang dapat dialami oleh penderita DM yang masih belum disiplin dalam mengontrol penyakit yang dideritanya.

Stroke memang sangat dipengaruhi oleh tekanan darah tinggi. Namun masalahnya, mayoritas penderita diabetes melitus memiliki masalah tekanan tinggi. Itulah mengapa potensi seorang penderita DM untuk mengalami stroke semakin tinggi.

Faktor yang Meningkatkan Kemungkinan Mengalami Stroke Pada Penderita DM

Tidak semua penderita DM memiliki potensi yang sama besarnya untuk mengalami stroke. Ada beberapa macam faktor yang menentukan apakah seorang penderita DM berpotensi besar untuk mengalami stroke.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan potensi seorang penderita DM untuk mengalami stroke:

• Kegemukan atau obesitas

• Sering sekali merokok dan minum minuman yang mengandung alkohol

• Sangat jarang berolahraga

• Memiliki tekanan darah yang cukup tinggi

Kaitan Stroke Dengan Diabetes Melitus

Stroke memang sangat berkaitan dengan penyakit diabetes melitus. Hal tersebut sudah diteliti dan memang terbukti secara klinis.

Seorang penderita diabetes melitus yang memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl memiliki potensi 25% lebih besar untuk mengalami stroke dibandingkan dengan penderita DM yang kadar gula darahnya di bawah 200 mg/dl.

B. Rawan Mengalami Borok di Kaki

Stroke hanyalah masalah kesehatan pertama yang dapat dialami oleh penderita DM yang tidak disiplin menjaga kestabilan kadar gula darahnya.

Selain stroke, penderita DM tersebut juga sangat rawan mengalami borok di bagian kaki. Borok yang dialami oleh penderita diabetes melitus biasanya berbentuk seperti kawah.

Mengapa Borok di Kaki Berbahaya Bagi Penderita Diabetes?

Borok di bagian kaki bukanlah masalah ringan untuk penderita diabetes melitus. Karena borok yang tidak diatasi dengan tepat akan berkembang menjadi gangren.

Umumnya, penderita diabetes melitus terlambat mengatasi masalah borok ini dan baru menyadari setelah masalah borok sudah berkembang menjadi gangren atau pembusukan.

Ketika masalah borok sudah berkembang menjadi gangren, maka penderita diabetes melitus tidak punya pilihan lain selain mengatasinya dengan menjalani operasi amputasi.

Operasi amputasi tersebut dilakukan untuk mencegah pembusukan menyebar ke bagian-bagian tubuh lainnya.

Kerusakan sistem saraf merupakan penyebab utama mengapa penderita diabetes melitus sampai mengalami masalah borok di kaki.

Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, sistem saraf di dalam tubuh akan mengalami kerusakan. Akibat dari kerusakan sistem saraf tersebut akan menyebabkan penderita diabetes melitus tidak mampu lagi merasakan rasa sakit.

C. Rawan Mengalami Masalah Seksual

Diabetes melitus merupakan penyakit yang sering dikaitkan dengan masalah seksual. Penderita diabetes melitus memang sangat berpotensi untuk mengalami masalah seksual. Kabar buruknya, bukan hanya penderita diabetes pria saja yang mampu mengalami masalah seksual.

Berikut ini adalah beberapa macam masalah seksual yang umumnya dialami oleh penderita diabetes melitus pria:

• Impotensi

Penderita diabetes melitus pria yang tidak mampu mengontrol kadar gula darah sangatlah beresiko mengalami impotensi.

Impotensi terjadi akibat adanya masalah pada saluran pembuluh darah terutama yang menuju ke alat kelamin.

Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, maka dinding pembuluh darah akan mengalami kerusakan dan hal tersebut menyebabkan saluran pembuluh darah mengalami penyempitan.

Dikarenakan menyempitnya saluran pembuluh darah, maka aliran darah menuju alat kelamin akan semakin sedikit. Hal itulah yang menjadi penyebab mengapa banyak penderita diabetes yang juga mengalami masalah seksual seperti impotensi.

• Tubuh sering tidak fit

Seorang penderita diabetes melitus yang kadar gula darahnya terlalu tinggi biasanya akan mengalami masalah pada fungsi organ-organ tubuh.

Sebagai dampak penurunan fungsi dari organ-organ tubuh penting tubuh tersebut, umumnya penderita diabetes melitus akan merasakan tubuhnya tidak fit.

Itulah mengapa kebanyakan penderita diabetes melitus mengalami penurunan nafsu seksual.

• Infeksi jamur

Diabetes melitus juga dapat memicu munculnya masalah infeksi jamur pada ujung alat kelamin. Bila penderita diabetes melitus pria mengalami masalah ini, maka setiap kali melakukan hubungan seksual akan merasakan sakit.

Solusi Untuk Mengatasi Masalah Seksual Bagi Penderita Diabetes

Untuk anda yang saat ini mengalami masalah seksual terutama akibat penyakit diabetes melitus yang anda derita, kami sangat menyarankan anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan untuk mencari informasi obat herbal kencing manis dan darah tinggi atau mengenai penyebab utama masalah seksual yang anda alami.

Karena memang masalah seksual terkadang bisa saja muncul bukan karena faktor fisik namun karena faktor psikis.

Masalah Seksual yang Berpotensi Dialami Oleh Penderita Diabetes Melitus Wanita

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penderita DM wanita juga berpotensi mengalami masalah seksual sama halnya seperti penderita diabetes melitus pria.

Masalah seksual yang umum dialami oleh penderita diabetes melitus wanita disebut dengan POS atau Polycystic Ovarian Syndrome.

Berikut adalah beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita diabetes melitus wanita ketika mengalami POS:

• Sulit hamil

• Ovulasi sama sekali tidak terjadi

• Tidak mengalami menstruasi

• Tumbuh bulu di beberapa bagian tubuh seperti pria

POS atau Polycystic Ovarian Syndrome ini disebabkan oleh beberapa macam faktor seperti:

• Resistensi insulin

• Intoleransi glukosa

• Kelebihan berat badan atau obesitas

Selain POS, penderita diabetes melitus wanita juga berpotensi mengalami infeksi jamur pada alat kelamin sama halnya seperti penderita diabetes melitus pria.

Gejala yang dirasakan oleh penderita diabetes melitus wanita ketika mengalami infeksi jamur juga hampir sama seperti penderita diabetes melitus pria.